Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

107. Yohanes VIII (872-882)

Yohanes lahir di Roma. Ia terpilih pada hari wafatnya Paus Adrianus II yaitu pada 14 Desember 872. Masa kepausannya ditandai beberapa kekeliruan, khususnya yang berkaitan dengan peradilan politik. Ia salah mengadukan dan memecat Formosus, Uskup Porto, yang meninggal tanpa meninggalkan seorang ahli waris, sikapnya menjadi ambigu. Pertama, ia mendukung seorang saingan, tetapi kemudian mendukung yang lain (Charles Si Botak dan Loius seorang Jerman). Akhirnya ia menyerahkan mahkota kepada Charles Si Botak (pada Natal 875), sehingga menodai para bangsawan Romawi yang telah mendukung Louis II. Karena alas an ini, ia dipaksa untuk meninggalkan Roma dan hijrah ke Perancis, dan pulang kembali setelah ketegangan mereda (881). Pada kematian Charles Si Botak, ia memahkotai Charles  Si Gemuk (881) dengan syarat harus pergi berperang bersama dia melawan orang-orang Sarasen. Tetapi setelah pemahkotaannya, Charles Si Gemuk menjauh dari padanya.

Untuk menghalau para bajak laut yang mendarat di Otsia yang juga ancaman bagi kota Roma, ia membangun benteng pertahanan di daerah sekitar Basilika St. Paulus. Kampong yang berkembang di sekitar situ dikenal sebagai “Giovannipolis”. Dengan tindakannya ini, ia menyebut dirinya ‘pelindung kota’ (defensor civitas), sebuah gelar yang kemudian dikenakan kepada para paus. Berkaitan dengan masalah Photius, ia adalah penolong yang pertama. Atas desakan Kaisar Basilius dari Timur, ia mnyerahkan kembali kepadanya Patriark Konstantinopel setalah dihukum dan dipecat oleh dua paus dalam sebuah konsili. Ia mengirim sebuah surat penghargaan kepda Photius tetapi dengan syarat bahwa dia harus menerima doktrin filioque dalam syahadat. Tetapi ketika membacakan surat paus tersebut di hadapan rakyat, ia (Photius) menghilangkan bagian utama dari doktrin tersebut, dan oleh karena itu, Paus Yohanes VIII mengekskomunikasinya kembali. Paus Yohanes menyemangati karya kerasulan St. Sirilius dan St. Methodius, dan menyetuji liturgy bangsa Slavia. Paus Yohanes VIII wafat pada 16 Desember 882. Menurut Annales Tuldenses (kisah Fulda) dia diracuni oleh teman-teman dekatnya dan kemudian ditikam.